Minggu, 21 Agustus 2011

Classification of 4Läy

Istilah alay mulai digunakan sekitar tahun 2006 dan masih popular hingga kini. Anak Lebay a.k.a alay ini sering kita temui dikehidupan kita, misalnya saja ada seorang teman yang selalu cari sensasi. Dalam artikel ini saya mengklasifikasikan Alay menjadi beberpa kategori, diantaranya :

1. Alay dalam Penulisan (Writing)
Alay jenis ini sering kita temui di situs jejaring social misalnya facebook dan twitter pada setiap status teman-teman kita. Namun kita juga terkadang membacanya pada sms yang dikirimkan oleh teman kita yang termasuk alay dalam kategori ini.
Contoh alay dalam penulisan :
Cpa ea eank hRuz aque chayaNk (perhatikan huruf-huruf yang tidak semestinya berada dalam kata tertentu)
aStgA,,, hemPond aQue keTingGaLanz (perhatikan penggunaan huruf-huruf besar dan kecil)
k3p@L4 6w puc1eñk b4n6etz ni3 (perhatikan huruf yang tidak ada dlm abjad Bahasa Indonesia)
kalau hal ini masih berlanjut, kasihan warga asing yang pingin belajar Bahasa Indonesia, untuk membaca saja mereka kesusahan apalagi mentranslatenya. Sekalipun menggunakan Google Translate, ga bakal bisa. Huruf tertentu ataupun kata di atas yang saya contohkan tadi tidak ada dalam abjad dan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Seharusnya kita sebagai warga negara yang baik adalah melestarikan Bahasa Indonesia bukan merusaknya.

2. Alay dalam penampilan (Looks)
Tidak sedikit ababil (abg labil) yang terseret dalam kasus alay kelompok ini. Alay ini dapat kita perhatikan dari segi fashion maupun photo-photo mereka. Alay jenis ini biasanya sering berphoto dengan gaya tersendiri, misalnya bibir di monyong-monyongin jari telunjuk di letakkan di pipi dengan kamera hempon yang berada dalam kemiringan 30°. Ini hanya salah satu contohnya. Tentu anda juga memiliki contoh yang lain, karena telah sering melihat alay kategori ini berkeliaran dimana-mana.

3. Alay dalam berlaku/ tingkah laku (Behavior)
Mungkin alay jenis ini paling banyak ditemukan pada beberapa kategori alay yang telah saya sebutkan tadi. Karena sifatnya ini tidak hanya merasuk dijiwa para abg namun telah menyeret para dewasa tua untuk berlaku layaknya alay.
Sebagai contoh, berbicara dengan suara yang dimut-imutin, tujuannya apa coba?? supaya diperhatikan oleh banyak orang? Biar dibilang manis, cute, dsb. Begitukah??
Ada lagi contoh lain, alay ini juga suka mencari sensasi misalnya dengan menyebar hoax dari artis idolanya. Selain itu (untul cewek), pas melihat cowok cakepan dikit aja teriak gaje. Yaa ampun,, Alayyy…

Apakah dari 3 kategori ini ada pada diri anda? Semoga saja tidak.
Hanya sekedar tambahan, jika ada salah satu dari kategori tersebut dalam diri anda, berarti anda seorang “Normal Alay” (alay yang masih normal). Jika dua diantaranya anda termasuk “Kronis Alay” (Alay yang sudah parah). Jika ketiganya ada dalam diri anda, anda adalah “Mbah Alay” (Alay Sejati).
Sekian artikel saya hari ini, semoga bermanfaat. Terimakasih kepada orang-orang yang telah memberikan inspirasi pada saya sehingga artikel ini dapat terselasaikan. #PrincessFrog.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar