LEMBAR EVALUASI KETERAMPILAN MAHASISWA PRAKTIK PRE NERS
STIKES MUHAMMADIYAH BANJARMASIN
Nama
: Ayatunisa
NPM :
11011AS1
Ruangan :
Berlian
Tempat :
RS. Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin
No.
Hari/Tanggal/Jam
Jenis Tindakan
Paraf CI
Keterangan
Selasa
05/02/2013
Jam 08.00
Mengikuti apel pagi
Jam 08.30
Mendiskusikan tindakan keperawatan yang akan dilakukan dengan perawat
ruangan
Jam 09.00
Mengikuti visite dokter
Jam 09.30
Memperbaiki infus macet Ny. A
Jam 10.00
Observasi TTV Ny. S
TD : 125/70
T : 36oC
N : 96 x/menit
R : 32 x/menit
GCS : Samnolen
Jam 10.30
Membimbing teknik relaksasi distraksi Ny. A
Jam 11.00
Mengganti cairan infus Ny. N
Cairan infus : NS
Laju infus: 12tpm
Drip : Aminophilin
Jam 11.30
Merapikan sprei untuk pasien baru
Jam 12.00
Observasi TTV Ny. S
TD : 120/70
T : 36,3oC
N : 45 x/menit
R : 25 x/menit
GCS : Samnolen
Jam 12.30
Mengganti cairan infus Ny. S
Cairan Infus : RL
Laju Infus : 7tpm
Jam 13.00
Membuat grafik pada status perkembangan pasien di Ruang Berlian
Jam 14.00
Obervasi TTV Ny. S
TD : 120/70
T : 36,2oC
N : 60 x/menit
R : 24 x/menit
GCS : Samnolen
Jam 14.30
Pulang
LAPORAN HASIL ANALISA SINTESA TINDAKAN KEPERAWATAN
Nama : Ayatunisa
NPM : 11011AS1
Hari/Tanggal : Selasa, 05 Februari 2013
Ruangan : Berlian
Tempat : RS. Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin
1. Tindakan Keperawatan yang dilakukan
Membimbing Teknik Relaksasi Distraksi
Nama Klien :
Ny. A
Diagnosa Medis : Herpes Zooster Oftalmika Dextra
2. Diagnosa Keperawatan
Nyeri akut berhubungan dengan agent cidera
biologis.
3. Prinsip-prinsip Tindakan dan Rasional
No.
|
Hari/Tanggal/Jam
|
Jenis Tindakan
|
Paraf CI
|
Keterangan
|
Selasa
05/02/2013
Jam 08.00
|
Mengikuti apel pagi
|
|||
Jam 08.30
|
Mendiskusikan tindakan keperawatan yang akan dilakukan dengan perawat
ruangan
|
|||
Jam 09.00
|
Mengikuti visite dokter
|
|||
Jam 09.30
|
Memperbaiki infus macet Ny. A
|
|||
Jam 10.00
|
Observasi TTV Ny. S
|
TD : 125/70
T : 36oC
N : 96 x/menit
R : 32 x/menit
GCS : Samnolen
|
||
Jam 10.30
|
Membimbing teknik relaksasi distraksi Ny. A
|
|||
Jam 11.00
|
Mengganti cairan infus Ny. N
|
Cairan infus : NS
Laju infus: 12tpm
Drip : Aminophilin
|
||
Jam 11.30
|
Merapikan sprei untuk pasien baru
|
|||
Jam 12.00
|
Observasi TTV Ny. S
|
TD : 120/70
T : 36,3oC
N : 45 x/menit
R : 25 x/menit
GCS : Samnolen
|
||
Jam 12.30
|
Mengganti cairan infus Ny. S
|
Cairan Infus : RL
Laju Infus : 7tpm
|
||
Jam 13.00
|
Membuat grafik pada status perkembangan pasien di Ruang Berlian
|
|||
Jam 14.00
|
Obervasi TTV Ny. S
|
TD : 120/70
T : 36,2oC
N : 60 x/menit
R : 24 x/menit
GCS : Samnolen
|
||
Jam 14.30
|
Pulang
|
2. Diagnosa Keperawatan
No.
|
Prinsip Tindakan
|
Rasional
|
1.
|
Cuci tangan
|
Mencegah transmisi mikroorganisme.
|
2.
|
Beri salam kepada klien
|
Menerapkan etika keperawatan.
|
3.
|
Jelaskan maksud dan prosedur melakukan teknik
relaksasi distraksi.
|
Klien mengerti tujuan tindakan tersebut.
|
4.
|
Atur posisi klien senyaman mungkin.
|
Klien mendapat posisi yang nyaman.
|
5.
|
Atur lingkungan yang nyaman dan tenang.
|
Klien dapat berkonsentrasi
|
6.
|
Minta klien memejamkan mata.
|
Klien menjadi lebih fokus.
|
7.
|
Minta klien untuk memfokuskan pikirannya pada kedua
kaki klien, kendorkan otot-otot kedua kakinya, minta klien merasakan relaksasi
pada kedua kakinya.
|
Klien merasakan rileks dikedua kakinya.
|
8.
|
Minta klien untuk memindahkan fokus pikirannya pada
kedua tangan klien, kendorkan otot-otot kedua tangannya, minta klien
merasakan relaksasi pada kedua tangannya.
|
Klien merasakan rileks dikedua tangannya.
|
9.
|
Minta klien untuk memindahkan fokus pikirannya pada
bagian tubuhnya, minta klien mengendorkan otot-otot tubuh klien dari otot
pinggang sampai otot bahu, minta klien merasakan relaksasi pada otot-otot
tubuh klien.
|
Klien merasakan rileks pada bagian-bagian tubuhnya.
|
10.
|
Minta klien untuk senyum.
|
Otot-otot wajah klien menjadi rileks.
|
11.
|
Minta klien untuk memfokuskan pikiran pada masuknya
udara lewat jalan napas.
|
Pernapasan klien lebih rileks.
|
12.
|
Bawa alam pikiran klien menuju tempat menyenangkan
klien.
|
Nyeri klien teralihkan.
|
13.
|
Berpamitan dengan klien
|
Menerapkan etika keperawatan
|
14.
|
Cuci tangan
|
Mencegah transmisi mikroorganisme
|
4. Bahaya-bahaya
yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara pencegahannya :
Bahaya : Klien
tidak mampu berkonsentrasi saat melakukan teknik relaksasi distraksi.
Pencegahannya : Bantu
klien agar dapat memfokuskan pikirannya.
5. Tujuan tindakan tersebut dilakukan :
Mengurangi nyeri
klien.
6. Hasil
yang didapat dan maknanya :
Hasil : Klien
dapat melakukan teknik relaksasi distraksi.
Makna : Klien
nampak nyaman karna nyeri mulai teralihkan.
7. Identifikasi
tindakan keperawatan lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah/diagnosa
tersebut (mandiri kolaborasi)
-
Terus mengkaji skala nyeri
-
Memonitor TTV
-
Menganjurkan teknik relaksasi napas dalam
8. Evaluasi
diri
-
Mulai terampil melakukan komunikasi terapeutik
dengan klien dan keluarganya.
-
Belum terlalu terampil dalam melakukan tindakan.
LAPORAN HARIAN PRAKTIK PRENERS (Komunikasi dan Etika Kepribadian)
Hari/Tanggal : Selasa, 5 Februari
2013
Nama : Ayatunisa
NPM : 11011AS1
Nama : Ayatunisa
NPM : 11011AS1
Ruang Dinas : Berlian
No.
|
Nama Klien
|
Hipotesis Tipikal Kepribadian
|
Hambatan yang ditemui Saat Berkomunikasi
|
Ny. A
|
Introvert (Tertutup)
|
Klien tidak menjawab pertanyaan perawat
|
|
Mengetahui,
Pembimbing Klinik, Mahasiswa,
LAPORAN KASUS PRAKTIK PRENERS (Komunikasi
dan Etika Kepribadian)
Hari/Tanggal : Selasa, 5 Februari 2013
Nama : Ayatunisa
Nama : Ayatunisa
Ruang Dinas : Berlian NPM : 11011AS1
Identitas Klien
Inisial : Ny. A
Alamat :
Data-data yang menunjang
ditegakkannya diagnosis kepribadian
1. Klien memejamkan mata, tidak terlalu merespon
pertanyaan perawat.
2. Ekspresi
wajah klien dipenuhi rasa gelisah.
3. Klien
nampak cemas
Hipotesis Tipe Kepribadian
Klien
1. Ekstrovert
2. Introvert
3. Ambivert
Diagnosa tipe kepribadian
klien adalah “Introvert”
Lampiran
Analisa Proses Interaksi
Mengetahui,
Pembimbing Klinik, Mahasiswa,
LEMBAR EVALUASI KETERAMPILAN MAHASISWA PRAKTIK PRE NERS
STIKES MUHAMMADIYAH BANJARMASIN
Nama
: Ayatunisa
NPM :
11011AS1
Ruangan :
Jamrud
Tempat :
RS. Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin
No.
|
Hari/Tanggal/Jam
|
Jenis Tindakan
|
Paraf CI
|
Keterangan
|
Sabtu
16/02/2013
Jam 14.30
|
Datang
|
|||
Jam 14.50
|
Membantu perawat ruangan menyiapkan obat untuk injeksi
|
|||
Jam 15.30
|
Membantu perawat ruangan menulispada buku Vital Sign
|
|||
Jam 15.40
|
Mengganti cairan infus Tn. R
|
Cairan infus : RL
Laju infus : 20 tpm
|
||
Jam 16.00
|
Mengganti cairan infus Tn. R
|
Cairan infus : RL
Laju infus : 12 tpm
|
||
Jam 16.20
|
Mendampingi perawat ruangan menginjeksi Tn. D
|
Injeksi : Insulin
|
||
Jam 17.00
|
Mengganti cairan infus Ny. R
|
Cairan infus : RL
Laju infus : 10 tpm
|
||
Jam 17.30
|
Mengganti cairan infus Ny. P
|
Cairan infus : RL
Laju infus : 15 tpm
|
||
Jam 18.00
|
Obervasi TTV semua klien di Ruang Jamrud
|
|||
Jam 18.30
|
Mengajarkan Tn. R untuk melakukan latihan napas dalam
|
|||
Jam 19.00
|
Membuat grafik pada status perkembangan pasien di Ruang Jamrud
|
|||
Jam 20.00
|
Observasi temperatur Ny. A
|
T : 36,2oC
|
||
Jam 20.05
|
Mengganti cairan infus Tn. H
|
Cairan infus : NaCl
Laju infus : 20 tpm
|
||
Jam 20.30
|
Mendampingi perawat ruangan melakukan transfusi darah pada Ny. A
|
Gol. Darah : B+
|
||
Jam 20.50
|
Mengganti cairan infus Tn. H
|
Cairan infus : NaCl
Laju Infus : 20 tpm
|
||
Jam 21.00
|
Mendampingi perawat ruangan melakukan transfusi darah pada Tn. H
|
Gol. Darah : O+
|
||
Jam 21.20
|
Pulang
|
LAPORAN HASIL ANALISA SINTESA TINDAKAN KEPERAWATAN
Nama : Ayatunisa
NPM : 11011AS1
Hari/Tanggal : Sabtu, 16 Februari 2013
Ruangan : Jamrud
Tempat : RS. Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin
1. Tindakan Keperawatan yang dilakukan
Mengajarkan Klien latihan napas dalam
Nama Klien :
Tn. R
Diagnosa Medis : Dyspnea, Pneumonia, TB Paru
2. Diagnosa Keperawatan
Pola napas tidak efektif berhubungan dengan
proses inflamasi
3. Prinsip-prinsip Tindakan dan Rasional
No.
|
Prinsip Tindakan
|
Rasional
|
1.
|
Cucui tangan.
|
Mencegah transmisi mikroorganisme
|
2.
|
Beri salam kepada klien.
|
Menerapkan etika keperawatan.
|
3.
|
Jelaskan maksud dan prosedur melakukan latihan napas
dalam.
|
Klien paham tujuan tinadakan tersebut.
|
4.
|
Praktikkan latihan napas dalam terlebih dahulu.
|
Memberikan gambaran melakukan latihan napas dalam
kepada klien.
|
5.
|
Minta klien meletakkan satu tangan didada dan satu
tangan diperut.
|
Posisi yang nyaman untuk melakukan napas dalam.
|
6.
|
Latih klien melakukan nafas perut (menarik nafas
dalam melalui hidung hingga 3 hitungan, jaga mulut tetap tertutup).
|
Memaksimalkan jalan nafas.
|
7.
|
Minta klien merasakan mengembangnya abdomen (cegah
lengkung pada punggung)
|
Klien melakukan nafas dalam yang efektif.
|
8.
|
Minta klien menahan nafas 3 hitungan.
|
|
9.
|
Minta klien menghembsukan nafas perlahan dalam 3
hitungan (lewat mulut, bibir seperti meniup)
|
|
10.
|
Minta klien merasakan mengempisnya abdomen dan
kontraksi dari otot.
|
|
11.
|
Jelaskan pada klien untuk melakukan latihan ini bila
mengalami sesak.
|
Klien melakukan latihan ini bila mengalami sesak.
|
12.
|
Berpamitan dengan klien
|
Menerapkan etika keperawatan.
|
13.
|
Cuci tangan
|
Mencegah transmisi mikroorganisme
|
4. Bahaya-bahaya
yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara pencegahannya :
Bahaya : Klien
kurang memahami penjelasan perawat menyebabkan ketidaksesuaian dalam
mempraktikkan latihan nafas dalam.
Pencegahannya :
Evaluasi bagaimana klien mempraktikkan latihan nafas dalam.
5. Tujuan
tindakan tersebut dilakukan :
Pola nafas klien
efektif.
6. Hasil
yang didapat dan maknanya :
Hasil : Klien
dapat melakukan latihan nafas dalam.
Makna : Pola
nafas klien efektif.
7. Identifikasi
tindakan keperawatan lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi
masalah/diagnosa tersebut (mandiri kolaborasi)
-
Menganjurkan klien posisi fowler/ semi fowler.
-
Memasang oksigen.
8. Evaluasi diri
-
Mulai terampil melakukan komunikasi terapeutik
dengan klien dan keluarganya.
-
Mulai terampil dalam melakukan tindakan
LAPORAN HARIAN PRAKTIK PRENERS (Komunikasi dan Etika Kepribadian)
Hari/Tanggal : Sabtu, 16 Februari 2013 Nama
: Ayatunisa
Ruang Dinas : Jamrud NPM
: 11011AS1
No.
|
Nama Klien
|
Hipotesis Tipikal Kepribadian
|
Hambatan yang ditemui Saat Berkomunikasi
|
Tn. R
|
Ekstovert (Terbuka)
|
-
|
|
Mengetahui,
Pembimbing Klinik, Mahasiswa,
LAPORAN KASUS PRAKTIK PRENERS (Komunikasi
dan Etika Kepribadian)
Hari/Tanggal : Sabtu, 16 Februari 2013
Nama : Ayatunisa
Ruang Dinas : Jamrud
NPM : 11011AS1
Nama : Ayatunisa
Ruang Dinas : Jamrud
NPM : 11011AS1
Identitas Klien
Inisial : Tn. R
Alamat :
Data-data yang menunjang
ditegakkannya diagnosis kepribadian
1. Terbuka
dalam mejawab pertanyaan perawat.
2. Ramah
dalam menjawab pertanyaan.
Hipotesis Tipe Kepribadian
Klien
1.
Ekstrovert
2.
Introvert
3.
Ambivert
Diagnosa tipe kepribadian
klien adalah “Ekstrovert”
Lampiran
Analisa Proses Interaksi
Mengetahui,
Pembimbing Klinik, Mahasiswa,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar